JL. Kyai Haji Ahmad Fadlil No.1, Dewasari, Kec. Cijeungjing,
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kotak Pos 02 Kode Pos 46271
Tlp/Fax: (0265) 774376. WA 0812-2247-4442

Program Pascasarjana Universitas Islam Darussalam (PPs UID) menunjukkan komitmen kuat dalam penguatan jejaring akademik dan pengembangan mutu pendidikan tinggi keislaman dengan berpartisipasi aktif dalam Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Asosiasi Pascasarjana Agama Islam (APAISI) Tahun 2024. Kegiatan nasional ini dilaksanakan pada 12–13 Desember 2024 dan bertempat di Universitas Islam Tribakti, Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
RAKERNAS APAISI 2024 menjadi forum strategis bagi para pengelola dan pimpinan program pascasarjana perguruan tinggi keagamaan Islam se-Indonesia untuk melakukan konsolidasi kelembagaan, evaluasi program kerja, serta perumusan arah kebijakan organisasi dalam merespons dinamika dan tantangan pendidikan tinggi Islam di era transformasi digital dan globalisasi. Dalam suasana musyawarah yang konstruktif, berbagai isu krusial dibahas, mulai dari penguatan tata kelola pascasarjana, peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah, hingga strategi kolaborasi nasional dan internasional.
Keikutsertaan PPs UID dalam RAKERNAS ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif. Delegasi PPs UID terlibat aktif dalam diskusi-diskusi strategis, penyampaian pandangan, serta pertukaran praktik baik (best practices) pengelolaan pascasarjana. Partisipasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PPs UID untuk terus menyelaraskan arah pengembangan institusi dengan kebijakan nasional pendidikan tinggi serta standar mutu yang ditetapkan oleh asosiasi profesi dan keilmuan.
Menariknya, RAKERNAS APAISI 2024 juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan International Conference on Research and Community Service (ICoRCS) 2024. Konferensi internasional ini mengusung tema besar “Ethical and Moral Principle in the Development and Application of Artificial Intelligence”, sebuah tema yang sangat relevan dengan perkembangan mutakhir ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (artificial intelligence), dalam perspektif etika, moral, dan nilai-nilai keislaman.
Konferensi internasional tersebut bertujuan menjadi ruang temu akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi hasil riset, pengalaman praktik, serta gagasan inovatif dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sejumlah subtema strategis diangkat, antara lain kecerdasan buatan dalam perspektif agama dan etika, pandangan dunia pendidikan terhadap AI, aspek hukum kecerdasan buatan, serta implikasi ekonomi dari perkembangan teknologi AI.
ICoRCS 2024 menghadirkan keynote speaker dan narasumber terkemuka dari dalam dan luar negeri, termasuk tokoh nasional dan akademisi internasional, yang memperkaya diskursus ilmiah mengenai relasi antara teknologi, etika, dan kemanusiaan. Kehadiran konferensi ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pelaksanaan RAKERNAS, karena mempertemukan agenda organisatoris dengan penguatan tradisi akademik dan riset.

Bagi PPs UID, keikutsertaan dalam rangkaian RAKERNAS dan International Conference APAISI 2024 merupakan momentum penting untuk memperluas jejaring kolaborasi, meningkatkan visibilitas akademik, serta menyerap gagasan-gagasan baru yang relevan dengan pengembangan program pascasarjana. Hal ini sejalan dengan visi PPs UID untuk terus berperan aktif dalam pengembangan pendidikan Islam yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berlandaskan nilai-nilai etika dan moral keislaman.
Melalui partisipasi aktif dalam forum nasional dan internasional ini, PPs UID menegaskan posisinya sebagai bagian dari komunitas akademik pascasarjana Islam yang progresif, terbuka, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan peradaban.





